cara daftar octafx

OVERBOUGHT OVERSOLD

CaraDaftarOctafx.com - Saat trading forex ada kalanya terjadi kondisi jenuh beli dan jenuh jual pada grafik forex, hal itu disebut dengan overbought dan oversold. Inilah penjelasannya

Perhatikan ini :

Misalnya anda seorang pedagang handphone. Disuatu daerah ada sebuah desa yang penduduknya belum pada punya handphone. lalu anda masuk ke desa tersebut dan bejualan handphone disana.

Hari pertama dagangan anda laku, banyak yang beli. Hari kedua jumlah yang terjual semakin meningkat karena minat beli masyarakat masih tinggi.

Setelah seminggu, daya beli masyarakat stabil, jumlah handphone yang terjual pun stabil. Namun setelah 2 minggu, kini jumlah pembelian oleh masyarakat menjadi turun

Setelah 3 minggu, kini hampir semua orang di desa tersebut sudah punya handphone sehingga pembelian oleh masyarakat semakin menurun saja.

Kira-kira apa yang akan terjadi setelah 1 bulan atau 2 bulan ? Mungkin penjualan anda terhenti, tidak ada lagi orang yang beli handphone karena di desa tersebut hampir semua orang kini sudah punya handphone.

Dengan tidak adanya pembelian lagi, dengan sendirinya harga handphone jadi turun

Saat pertama kali diperkenalkan, jumlah beli di desa tersebut cukup banyak karena handphone itu menarik perhatian.

Kemudian semakin banyak karena semakin banyak pula orang yang tahu tentang handphone.

Setelah itu menjadi stabil, memiliki handphone menjadi sesuatu yang wajar.

Seiring waktu jadi semakin berkurang. Karena bosan

Pada akhirnya menjadi tidak ada lagi pembelian.

Dengan tidak adanya pembalian, tidak ada barang yang terjual maka harga barang tersebut yang asalnya menanjak tinggi, kini jadi balik arah menurun.

overbought

Kondisi berhentinya pembelian pada contoh diatas disebut Overbought atau JENUH BELI. Yang terjadi selanjutya setelah jenuh itu biasanya adalah balik arah.

"jika seseorang sudah jenuh pada pasangannya, maka ia akan balik arah"

itulah yang harus anda ingat, setelah jenuh, akan balik arah.

Setelah terlalu banyak yang beli, harga terlalu tinggi, akan terjadi jenuh beli, setelah itu akan balik arah turun.

Setelah terlalu banyak yang jual, harga terlalu rendah, akan terjadi jenuh jual, setelah itu akan balik arah naik.

Kondisi jenuh bisa dikenali menggunakan indikator jenis oscilator misalnya Stochastic. Berikut ini contoh kondisi jenuh yang ditunjukan oleh stochastic

overbought oversold

Pada gambar contoh diatas, setiap kali garis pada indikator stochastic menunjukan memasuki area overbought, maka kemungkinannya harga akan balik arah menjadi turun

Pembalikan arah harga itu ditunjukan dengan bersilangannya garis stochastic.

Jadi, jika saat menganalisa grafik anda melihat garis stochastic bersilangan di area overbought atau oversold maka itu menandakan akan terjadi balik arah.

Saat itulah anda bisa melakukan transaksi